[NoviLimz’s Fanfic] Please Stay With Me – BAB 4

BAB 4

Tao hanya bisa melihat keempat gadis yang telah ditolongnya menertawakan apa yang telah dikatakan olehnya. Tao mengela napas dan melihat keangkasa, “Sudah kuduga kalian tidak akan percaya bahwa aku benar-benar datang dari galaxi lain”.

 

Flashback

No Pov

 

Galaxy 

Jauh dari planet bumi. Pada Galaxi Andromeda terdapat sebuah planet EXO. Planet yang hampir sama dengan planet bumi di Galaxi Bima Sakti. Keadaan alam, suhu, udara dan makhluk yang tinggal diplanet tersebut sama seperti manusia yang tinggal di planet Bumi. Perbedaan yang mencolok adalah makhluk di planet EXO memiliki rata-rata hidup jauh lebih lama dibandingkan dengan manusia di Bumi yaitu 1:100 tahun dari usia manusia di Bumi.

 

Makhluk di planet EXO juga memiliki kekuatan super dan memiliki teknologi yang jauh lebih modern daripada teknologi yang dimiliki oleh manusia di Bumi. Planet EXO memiliki 12 petarung yang memiliki keunikan dan kekuatan yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan makhluk lainnya yang tinggal di planet EXO. Keduabelas petarung itu memiliki tugas untuk melindungi planetnya dari serangan musuh.

 

Keduabelas petarung tidak hanya bertugas untuk melindungi planetnya, namun mereka juga bertugas untuk menjaga keseimbangan element di planetnya agar planetnya tidak mengalami bencana dan keadaan cuaca yang bisa berubah dengan sangat ekstrim. Banyak musuh dari planet lain datang ke planet EXO untuk merebut dan mengambil alih planet mereka karena kekayaan alam dan juga ingin memiliki planet yang cocok untuk tempat tinggal baru mereka.

 

Musuh-musuh yang ingin merebut planet EXO harus bertarung dengan keduabelas petarung dari planet EXO. Namun kini terjadi suatu kejadian yang luar biasa yang tidak pernah dibayangkan oleh keduabelas petarung di planet EXO. Kejadian yang membuat mereka menjadi binggung dan putus asa karena kehilangan salah satu teman baik mereka dalam pertarungan kali ini. Keseimbangan planet EXO juga mulai terganggu karena kehilangan salah satu kekuatan dari salah satu petarung yang bertugas menjaga keseimbangan planet EXO dengan kekuatannya. Petarung di planet EXO kini harus mencari alat pengganti untuk menggantikan kekuatan pengendali waktu yang dimiliki oleh salah satu teman mereka yang hilang dalam pertarungan.

exoplanet-view-from-moon-1920

Dihamparan gurun yang mana jauh dari pusat kota, Tao bertarung dengan tangan kosong membunuh semua musuh-musuhnya. Namun disaat bertarung dengan para musuh, salah satu musuh telah membuka portal antar galaxi. Sehun yang tidak peka dan masih bertarung dengan para musuh tidak mengetahui bahwa dirinya hampir masuk kedalam portal antar galaxi. Tao yang melihat teman baiknya hampir masuk kedalam portal dengan segera menggunakan kekuatan supernya yaitu menghentikan waktu. Tao berhasil mendorong Sehun tidak masuk kedalam portal. Saat waktu kembali berjalan seperti semula, para musuh dengan sigap mendorong Tao masuk kedalam portal.

“TIDAK!!” jerit Sehun histeris melihat temannya masuk kedalam portal antar galaxi.

Kai yang melihat hal itu mencoba menggunakan kekuatan teleportasinya untuk menolong Tao. Namun usaha Kai gagal karena portal antar galaxi saat itu sudah tertutup. Kai tidak percaya saat dirinya gagal menolong temannya dan langsung tampak lemas. Kris yang terbang diudara melihat Kai jatuh berlutut dan tampak pucat. Kris segera turun melihat keadaan Kai dan berusaha menolongnya dari serangan para musuh.

Sehun tampak sangat emosi akhirnya menggunakan kekuatan element anginnya untuk membuat pusaran tornado. Para musuh tampak tersedot dan masuk kedalam pusaran tornado, Sehun dengan sigap menambah kekuatannya hingga kekuatan tornado itu menjadi kian besar dan kuat membasmi para musuhnya yang berada disekitarnya.

“Hei Sehun! Jangan terlalu kuat!!” jerit Suho karena kekuatan Sehun membuat angin besar yang membuat keadaan disekitarnya hampir porak-poranda. Suho juga agak kesulitan mengatur kekuatan element airnya yang juga terpengaruh dengan kekuatan Sehun. Air untuk menyerang para musuh kini sulit untuk dikendalikan.

Kekuatan Sehun juga mempengaruhi kekuatan Chanyeol. Kekuatan api Chanyeol tampak sulit diatur karena hembusan angin yang cukup besar. Chanyeol merasa kesulitan mengatur kekuatan apinya. Chanyeol menjadi frustrasi akhirnya berteriak, “Sehun!! Turunkan kekuatanmu!!”. Sehun akhirnya menuruti kemauan teman-temannya dengan menurunkan kekuatannya.

Dilain tempat Chen membuat petir menyambar para musuhnya sehingga musuh mereka mulai berkurang. Luhan yang memiliki kekuatan Telekinesis mencoba mengatur semua benda-benda metal dari musuh untuk menjadi senjata yang menyerang pemiliknya sendiri. Baekhyun menggunakan kekuatan cahayanya untuk membuat musuh buta sementara sehingga Baekhyun dapat dengan mudah membunuh musuhnya. Xiumin menggunakan element esnya untuk membekukan semua musuh-musuhnya dan menghancurkannya satu per satu para musuhnya yang sudah menjadi es menjadi berkeping-keping.

D.O bertarung dengan membuat gempa dan membelah tanah tampat berpijak para musuhnya hingga terjatuh kedalam jurang. D.O dengan mudah mengembalikan keadaan tanah seperti semula setelah berhasil membuat para musuhnya jatuh kedalam jurang buatanya yang memiliki kekuatan element tanah. Kesebelas petarung tampak harus bertarung mati-matian karena hilangnya salah satu teman mereka.

Sementara itu..

Tao yang masuk kedalam portal antar galaxi mencoba menggunakan kekekuatannya untuk mengatur kekuatan dan kecepatan dari portal antar galaxi yang membawanya menuju ke Galaxi Bima Sakti. Kecepatan cahaya membawanya melintasi beberapa planet asing yang tersusun dalam orbit di Galaxi Bima Sakti. Tao mencoba membelokkan jalur portal antar galaxi kesalah satu planet yang tampak berbeda dengan planet lainnya. Tanpa sadar Tao membelokkan jalur portal antar galaxi masuk kedalam atmosfer planet Bumi.

Portal antar galaxi membuat cuaca planet Bumi berubah dengan sangat ekstrim. Langit tiba-tiba menjadi sangat gelap dan tampak seperti akan hujan badai dan angin bertiup sangat kencang. Cahaya biru yang bersinar terang jatuh diantara gelapnya awan kelam didaerah pegunungan. Cahaya itu membawa Tao ke planet yang asing untuk dirinya dan kini Tao telah tiba di planet yang bernama Bumi. Sinar terang yang membawanya pelahan menghilang dan kini Tao hanya bisa melihat lingkungan disekelilingnya yang merupakan hamparan pegunungan. Hilangnya sinar terang itu membuat cuaca dan keadaan di Bumi kembali normal. Tao hanya bisa menghembuskan napas panjang dan mengeluh, “Sekarang aku berada dimana?”.

 Di Planet EXO –

No Pov

Setelah membunuh semua musuh-musuhnya, kesebelas petarung di planet EXO berkumpul. Sehun dan Kai tampak lesu karena mereka gagal menolong Tao. Teman-temannya yang lain yang tidak mengetahui bahwa salah satu dari teman mereka telah masuk kedalam portal antar galaxi kebinggungan dengan sikap Sehun dan Kai dan merasa keheranan karena tidak melihat Tao bersama mereka.

“Dimana Tao? Apa dia melarikan diri?” tanya Baehyun kepada teman-temannya sambil bercanda.

“Aku melihatnya tadi dia berada didekatmu, betulkan Sehun?” tanya Kris sambil melihat kearah Sehun.

Sehun melihat kearah teman-temannya, “Tao masuk kedalam portal antar galaxi karena berusaha menolongku.”

“Dan aku gagal menolongnya!” sahut Kai dengan perasaan sedih dan bersalah.

“Apa??” Luhan hampir tidak percaya dengan apa yang dia dengar dari mulut teman-temannya.

“Portal antar galaxi?” tanya Chanyeol kepada Kai dan Sehun.

Sehun dan Kai hanya menganggukkan kepala mereka dan memudian menunduk lesu. Kesembilan petarung lainnya tampak saling melihat satu sama lain dan tampak kebinggungan. Mereka kini menjadi binggung harus mencari temannya dimana karena Tao masuk kedalam portal antar galaxi yang bisa membawanya di ratusan bahkan jutaan galaxi lainnya. Mereka kini mulai putus asa.

“Kita harus menolongnya!” kata Sehun melihat kearah teman-temannya yang tertunduk lesu.

“Tapi harus mencari dimana? Galaxi itu banyak, belum lagi jutaan planet! Tao kini berada di galaxi apa?” Chanyeol membuat teman-temannya makin putus asa karena mencari Tao seperti mencari jarum dilautan luas.

“Mungkin ada satu cara, kita harus mencari tahu terlebih dahulu dimana keberadaan Tao saat ini. Kita harus mencari sinyal kekuatan Tao disetiap galaxi. Setelah itu baru kita bisa menjemputnya kembali ke planet EXO!” kata Suho yang membuat teman-temannya yang lain tampak tersenyum karena menemukan titik terang dari permasalahan mereka.

“Kita harus berdoa agar Tao sering menggunakan kekuatannya agar mudah terlacak oleh kita!” kata Kris yang disambut anggukan kepala dari teman-temannya.

“Lebih baik kita kembali ke pusat kota. Kita harus mencari alat pengendali waktu dan alat penghubung antar galaxi yang harus digabungkan dengan kekuatan kita jika kita akan menjemput Tao kembali ke planet ini!” kata Luhan.

“Kalau begitu jangan membuang waktu!” Kai langsung menggunakan kekuatan teleportasinya entah menghilang kemana.

“Kita berpencar! Kita harus mencari komponen alat pengendali waktu yang sudah usang karena saat ini kita hanya mengandalkan kekuatan Tao. Kita harus segera mencari komponen dan merakit ulang agar keseimbangan planet ini tetap terjaga saat Tao menghilang seperti ini! Jika kalian sudah menemukannya, segera kembali ke pusat kota dan kita akan bertemu di Istana EXO!” kata Suho yang berperan menjadi ketua dari para petarung di planet EXO.

Teman-temannya menyanggupi dan segera berpencar kesegala penjuru untuk mencari komponen alat pengendali waktu. Mereka harus cepat agar keseimbangan planet mereka tetap terjaga karena kekuatan Tao yang bertugas menjaga keseimbangan waktu mulai memudar dengan hilangnya Tao yang masuk kedalam portal antar galaxi.

“Cari sampai dapat!” kata Baekhyun sebelum pergi meninggalkan teman-temannya.

“Maafkan aku Tao! Aku akan menolongmu! Pasti! Tunggu aku!” Sehun berbicara sendiri sebelum pergi mencari komponen alat pengendali waktu.

End Flashback

–   Di Bumi –

No Pov

 

Yuri melirik kearah Tao yang kini menatap mereka dengan tatapan dingin dan tidak ada sedikitpun senyum diwajahnya. Yuri melihat Tao tampak serius sehingga memutuskan untuk tidak menertawakan apa yang telah dikatakan oleh Tao kepada mereka tadi. Yuri lalu memutuskan untuk menolong Tao walaupun bagi Yuri alasan Tao tidak masuk akal.

“Hei mana mungkin! Dia pasti bercanda atau dia sedang tergila-gila drama You Who Came From The Star yang saat ini sedang digandrungi oleh semua orang?” Yuri tampak kebinggungan dan bertanya-tanya kepada dirinya sendiri. Namun saat melihat Tao, Yuri melihat dari tatapan mata Tao bahwa dia benar-benar tidak sedang bercanda dengan mereka.

“Sudah! Sudah! Jangan menggodanya lagi!” kata Yuri dan dengan segera menyuruh teman-temannya untuk berhenti tertawa. Yoona, Sooyoung dan Jessica berusaha menahan rasa geli mereka hingga perut mereka menjadi sakit karena mereka mengira Tao sudah gila karena mengatakan dia datang dari galaxi lain.

“So? Apa yang harus kita lakukan?” tanya Yoona sambil melihat ketiga temannya yang lain.

“Karena dia sudah menolong nyawa kita, bagaimana kalau kita menolongnya? Dia bisa tinggal bersamamu malam ini? Besok dia kita ajak ketempat cafe baru kita, dia bisa tinggal disana!” Sooyoung memberikan masukkan kepada Yuri dan Yoona.

“Ti.. tinggal bersama dengan kami? Malam ini?” tanya Yoona agak kaget dengan usul dari temannya Sooyoung.

“Yup! Dia tidak mungkin tinggal bersamaku! Appa pasti akan marah!” kata Sooyoung sambil membayangkan appa Siwonnya jika sedang marah kepadanya.

“Aku juga! Kau gila! Appa bisa menyangka yang tidak-tidak kepadaku jika membawa seorang laki-laki kerumah! Apalagi dia orang asing!” sahut Jessica yang juga tidak mau membawa Tao kerumahnya.

“Lalu? Bagaimana denganku? Dia tinggal bersamaku dan Yuri di apartment? Kalian gila? Dia orang asing!! Bagaimana jika terjadi sesuatu yang buruk kepada kami?” Yoona tampak ragu karena bagaimanapun Tao adalah orang asing yang baru dikenalnya hari ini.

Yuri merasa bersalah karena membuat Tao terluka akhirnya membuka suara, “Yoong! Biarkan dia tinggal bersama dengan kita! Besok pagi-pagi kita akan mengantarnya ke cafe! Dia bisa tinggal sementara di cafe tempat usaha kita! Ingat jika dia tidak menolong kita malam ini, entah bagaimana dengan nasib kita! Kita harus berterima kasih kepadanya Yoona!”

“Tapi…”

“Tidak ada kata tapi! Kita harus menolongnya!” Yuri tampak bersikeras menyakinkan Yoona teman baiknya.

“Baiklah!”

Yuri tersenyum bahagia karena berhasil meyakinkan teman baiknya. Yuri berjalan mendekati Tao, “Tao-ssi! Kau ikut bersama kami!”

“Tidak usa! Aku tidak apa! Kalian pulang saja!” kata Tao sekali lagi.

Tanpa basa-basi Yuri memegang pergelangan tangan Tao dan menggandengnya menuju kearea parkir club Ellui. Teman-teman Yuri hanya bisa mengikuti Yuri dan Tao yang sudah berjalan terlebih dahulu didepan mereka. Mereka memutuskan untuk segera pulang kerumah dengan menceritakan kejadian malam ini kepada orang tua mereka.

Tao kini duduk dikursi penumpang disamping Yuri yang duduk dikursi kemudi. Yoona duduk kursi deretan belakang. Yoona terkadang melihat Yuri dan Tao dari belakang. Sepanjang perjalanan Yoona melihat dari spion tengah bahwa secara diam-diam Yuri sering melirik kearah Tao yang duduk disampingnya. Yoona merasa heran saat diam-diam Yuri tersenyum sendiri setelah melirik kearah Tao.

“Ada apa dengan Yuri? Tampaknya temanku tertarik dengan pemuda asing yang bernama Tao ini! Jangan-jangan…. Yuri… Ah tidak mungkin!” Yoona berkata dalam hati sambil diam-diam terus mengamati tingkah laku Yuri dari belakang.

~ PLEASE DON’T REUPLOAD/REEDIT/POSTING THIS FANFIC AT ANOTHER WEBSITE! ~

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s